LP3I sukses mengadakan Olimpiade Science dengan tema "Bangun Generasi Cemerlang" pada periode January - Maret 2014 dan Final 18 - 20 Maret yang berlangsung di Auditorium LP3I Pusat Jakarta. LP3I Olimpiade Science adalah sebuah ajang kompetisi sains tingkat nasional yang dikhususkan bagi mahasiswa/i LP3I di seluruh wilayah Indonesia. Kompetisi yang dilaksanakan dua putaran , tingkat daerah dan tingkat pusat diharapkan dapat menghasilkan kandidat yang potensial untuk selanjutnya dibina agar dapat memberikan kontribusi terbaiknya bagi bangsa dan negara.
Acara di selenggarakan dalam rangka HUT 25 tahun LP3I
merupakan kontribusi nyata untuk mengurangi dan menuntaskan
pengangguran. "Pengangguran bisa dituntaskan dengan proses pendidikan ,
LP3I mengadakan konsep pendidikan berwirausaha dan konsep pendidikan
penempatan kerja" Ujar Rony Setiawan Program Direktur LP3I pada
pembukaan final di Jakarta.
"Tujuan utama lulusan bukan hanya untuk bekerja dan menjadi profesional saja tetapi dapat menjadi seorang profesional muda yang sukses yang juga memiliki usaha usaha yang sukses, Jadi lulusan LP3I bukan mampu bekerja secara profesional saja tetapi mampu memberikan pekerjaan kepada masyarakat lain". Jelas Rony.
Amie Primarni Ketua Pelaksana acara dan juga penulis buku "Pendidikan Holistik" mengatakan "Acara ini diadakan agar dapat memberikan semangat kepada mahasiswa/i untuk memacu kualitas kompetensi melalui UKM - Unit Kerja Mahasiswa yang diselenggarakan oleh kampus kampus LP3I di seluruh Indonesia, hendaknya prestasi yang diraih oleh 15 orang mahasiswa/i dapat memotivasi menjadi anak bangsa yang berkualitas bagi negrinya dan jangan melihat dari jumlah hadiahnya melainkan dapat menjadi daya pendorong kepada seluruh anak anak di seluruh Indonesia untuk terus berprestasi".
"Kita akan terus memberikan penghargaan kepada seluruh pemuda pemudi Indonesia yang berprestasi atau kejuaraan nasional di seluruh Indonesia" demikian kembali tegas Amie.
Bagi mahasiswa ajang ini tidak hanya untuk berkompetisi saja melainkan sebagai ajang bersilahturahmi bagi duta duta terpilih wakil dari daerah dan kampus LP3I.
Dalam Olimpiade Science kali ini panitia membuat 5 kategori lomba: Debat Competition, Speech Competition, Accounting, Software Skill Competition dan Hard Ware Competition. Dengan total hadiah 39 juta.
"Kerja keras, sederhana dalam diri, taklukan segala rintangan dan kesulitan hidup, raih mimpi, merupakan motivasi yang selalu di berikan oleh para pendidik LP3I. Dari kerja keras dan kesederhanaan dalam diri mereka, mereka memiliki semangat belajar. Mereka menganggap dirinya mampu menaklukkan segala rintangan dan kesulitan". Tegas Irenne - Public relation LP3I.
Prestasi yang diraih menjadi kebanggaan warga besar LP3I juga bagi masyarakat sekitar kampus LP3I Tasikmalaya, Medan, Bandung, Kramat-Jakarta, Cikarang, Depok, Banyuwangi, Metropolis Tangerang, Pasar Minggu yang merupakan daerah asal pemenang, karena mereka telah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. setiap kepala kampus yang mendampingi para finalis ini mengatakan bahwa pemenang merupakan siswa yang cerdas, tekun dan ulet dalam menerima pelajaran di kelasnya.
Dalam ajang Olimpiade Science LP3I ini, Politeknik LP3I Jakarta Kampus Depok berhasil memenangkan 2 ajang lomba, yaitu Juara II Bidang Software Skill Competition diraih oleh Mikha Daryana Putra dan Juara III Bidang Speech Competition diraih oleh Julita Esther Irentianne Dos Santos. Selamat dan sukses kepada seluruh pemenang lomba."Tujuan utama lulusan bukan hanya untuk bekerja dan menjadi profesional saja tetapi dapat menjadi seorang profesional muda yang sukses yang juga memiliki usaha usaha yang sukses, Jadi lulusan LP3I bukan mampu bekerja secara profesional saja tetapi mampu memberikan pekerjaan kepada masyarakat lain". Jelas Rony.
Amie Primarni Ketua Pelaksana acara dan juga penulis buku "Pendidikan Holistik" mengatakan "Acara ini diadakan agar dapat memberikan semangat kepada mahasiswa/i untuk memacu kualitas kompetensi melalui UKM - Unit Kerja Mahasiswa yang diselenggarakan oleh kampus kampus LP3I di seluruh Indonesia, hendaknya prestasi yang diraih oleh 15 orang mahasiswa/i dapat memotivasi menjadi anak bangsa yang berkualitas bagi negrinya dan jangan melihat dari jumlah hadiahnya melainkan dapat menjadi daya pendorong kepada seluruh anak anak di seluruh Indonesia untuk terus berprestasi".
"Kita akan terus memberikan penghargaan kepada seluruh pemuda pemudi Indonesia yang berprestasi atau kejuaraan nasional di seluruh Indonesia" demikian kembali tegas Amie.
Bagi mahasiswa ajang ini tidak hanya untuk berkompetisi saja melainkan sebagai ajang bersilahturahmi bagi duta duta terpilih wakil dari daerah dan kampus LP3I.
Dalam Olimpiade Science kali ini panitia membuat 5 kategori lomba: Debat Competition, Speech Competition, Accounting, Software Skill Competition dan Hard Ware Competition. Dengan total hadiah 39 juta.
"Kerja keras, sederhana dalam diri, taklukan segala rintangan dan kesulitan hidup, raih mimpi, merupakan motivasi yang selalu di berikan oleh para pendidik LP3I. Dari kerja keras dan kesederhanaan dalam diri mereka, mereka memiliki semangat belajar. Mereka menganggap dirinya mampu menaklukkan segala rintangan dan kesulitan". Tegas Irenne - Public relation LP3I.
Prestasi yang diraih menjadi kebanggaan warga besar LP3I juga bagi masyarakat sekitar kampus LP3I Tasikmalaya, Medan, Bandung, Kramat-Jakarta, Cikarang, Depok, Banyuwangi, Metropolis Tangerang, Pasar Minggu yang merupakan daerah asal pemenang, karena mereka telah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional. setiap kepala kampus yang mendampingi para finalis ini mengatakan bahwa pemenang merupakan siswa yang cerdas, tekun dan ulet dalam menerima pelajaran di kelasnya.
Juara II Software Skill Competition - Mikha Daryana Putra
Juara III Speech Competition - Julita Esther Irentianne Dos Santos
0 komentar:
Posting Komentar